Dinas Tanaman Pangan Holtikultura Mengadakan Seminar Nasional

Dinas tanaman pangan hortikultura perkebunan dan ketahanan pangan kabupaten soppeng menggelar Acara seminar nasional dengan tema “kapasitas penyuluh pertanian dalam menghadapi era digital 4.0 melalui implementasi dupak (daftar usulan penilaian angka kredit) online” di ballroom triple888 the riverside Watansoppeng. jalan lompo kelurahan lemba, kecamatan lalabata. kamis 10 Oktober 2019

Ast ll Perekonomian pembangunan dan kesejahteraan rakyat

Firman SP.MM dalam sambutannya menyampaikan seiring perkembangan teknologi digital berbasis internet keberadaan ketenagaan penyuluhan menjadi tantangan bagi sektor pertanian. Penyuluhan pertanian bertindak sebagai fasilitator dalam pemberdayaan petani sehingga harus memiliki kompetensi dalam pengelolaan penyuluhan pertanian berbasis teknologi digital, penyuluhan pertanian sebagai ujung tombak di lapangan dengan wilayah binaan sebanyak 956 kelompok tani yang tergabung dalam 71 Gapoktan dengan luas areal persawahan sebanyak 29.124.86 Ha yang di sebar di 70 desa / kelurahan mempunyai peran yang cukup penting dalam peningkatan produksi dan produktivitas pertanian di Kabupaten Soppeng sehingga dibutuhkan peningkatan wawasan, keterampilan dan skill yang mumpuni dan profesional.

Seminar nasional ini merupakan salah satu bentuk strategi dan arah kebijakan pemerintah Daerah dalam mewujudkan visinya yaitu Pemerintah yang melayani dan lebih baik dimana pemerintah itu tidak hadir untuk di layani tetapi untuk melayani sehingga tercipta kondisi peningkatan kinerja pelayanan publik dalam pemenuhan kebutuhan petani dan kemajuan pertanian serta tata kelola pemerintahan yang lebih baik.

DR. muhammad nurfattah, SP, MSI ( kordinator penyuluhan kab.soppeng ) selaku panitia menyampaikan daftar usulan penilaian angka kredit (dupak) online merupakan tuntutan era revolusi Industri 4,0 atau era digitalisasi, dan setelah berlakunya dupak online maka secara otomatis pengusulan dupak yang selama ini menggunakan manual maka beralih ke sistem online, konsekuensi dari dupak online ini adalah penyuluhan pertanian wajib menggunakan dan menguasai IT, kedisiplinan dalam pengusulan dupak setiap periode, kualitas pembuatan angka kredit Dampak dari dupak online adalah beberapa penyuluhan pertanian di bebas tugaskan menjadi penyuluh pertanian karena tidak mampu mencukupi kredit yang di persyaratan.

Adapun narasumber pada kegiatan ini yaitu :

1. Welly nugraha ST.MM (kepala subbidang ketenagaan penyuluh BPPSDMP kementerian pertanian)

2. Rusman Sos. msi ( kabid mutasi, promosi dan penilaian kinerja aparatur BKPSDM Kab. Soppeng

Turut hadir panda kegiatan ini Kadis tanaman pangan. hortikultura. perkebunan dan ketahanan pangan kabupaten soppeng penyuluhan pertanian dari Kabupaten Soppeng. Pangkep. Barru. Sidrap. Pare-Pare. Pinrang. Enrekang. Bone. Bulukumba yang berjumlah 200 orang


Diterbitkan

dalam

oleh

Tags: