Bupati Soppeng H.A.Kaswadi Razak, SE saat menghadiri rapat koordinasi persiapan pemilu tahun 2019 serta menyambut Natal 2018 dan Tahun 2019 di ruang rapat gabungan dinas lt.3 jalan salotungo watansoppeng, Jumat 14 Desember 2018.
Laporan panitia oleh Kabag kesbanpol Soppeng Drs.Arafah, S.MHk, M.Si menyampaikan bahwa tujuan dilaksanakan kegiatan ini adalah : 
– Untuk mengetahui persiapan dan memastikan pelaksanaan Pemilu serentak tahun 2019 dan natal serta tahun baru dalam keadaan aman dan terkendali.
– Untuk menyamakan persepsi agar pelaksanaan pemilu serentak tahun 2019, natal dan tahun baru berjalan dengan lancar dan tertib.
Bupati Soppeng dalam sambutannya menghimbau kepada seluruh aparat dan instansi yang terkait harus bekerja maksimal dan profesional dan harus waspada terhadap kemungkinan konflik yang setiap saat bisa terjadi.
“Koordinasi dijaga dengan baik dengan meningkatkan koordinasi dengan semua lini dan tingkatan seperti tokoh agama dan tokoh masyarakat” jelasnya
Kalau bisa, lanjutnya, Lurah dan kades dilibatkan dalam rapat seperti ini supaya dapat menyelesaikan persoalan yang muncul di kemudian hari yang mungkin disebabkan seperti provokasi.
Selain itu menanggapi keluhan masyarakat tentang Alat peraga yang belum dibersihkan, kaswadi mengatakan bahwa dalam pikiran masyarakat menganggap seolah olah aparat Tebang pilih pada Alat peraga yang akan dicabut, ini bisa menimbulkan polimik ditengah masyarakat.
“Saya minta disosialisasikan kepada masyarakat tentang peraturan yang dilarang atau tidak dilarang terhadap pasangaan alat peraga kampanye, seperti dibolehkan dipasang alat peraga di pekarangan sendiri berbeda dengan yang di jalan dsb” tuturnya
“Kita akan memilih langsung 5 calon dalam satu waktu mulai dari caleg Dprd Kabupaten, Caleg Dprd Propinsi, Caleg Pusat, BPD, dan Capres/cawapres, banyak masyarakat yang baru dalam hal ini maka perlu dimaksimalkan sosialisasi pada masyarakat seperti sosialisasi dengan TV kabel” imbaunya
“Cara menyampaikan sosialisasi harus menarik dan disenangi masyarakat bahkan kalau di depan orang tua atau petani diusahakan menggunakan bahasa bugis karena masih banyak diantara mereka yang tidak tahu berbahasa indonesia” jelasnya
Selain itu, lanjutnya, Dilarang membunyikan petasan karena bisa merugikan masyarakat terutama pada pengusaha walet karena Walet akan lari keluar kalau mendengar Suara ledakan
“Akhirnya Saya berharap pemilu di kab. soppeng bisa aman dan berjalan lancar tanpa kendala apapun” harapnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini , Anggota Forkopimda , KPUD,Bawaslu, Kaban kesbanpol, pengurus partai politik, tim sukses pemenang capre/cawapres, tim sukses pemenangan calon legislatif,
Camat, dan ramil/pos ramil kapolsek/ kapospol